Kalibrasi CNC 20 mikron
September 1, 2009
sekedar tahu aja, bahwa 20 mikron = 0.020 milimeter
Setelah berpusing-pusing ria mengkalibrasi CNC, akhirnya belum selesai juga…loh kok…UNtuk semua komponen sudah jadi semua, tinggal di kalibrasi satu-persatu. Ternyata susah sekali untuk mendapatkan setelan dengan kepresisian 20 mikron, ada banyak sekali hambatan dan rintangan, antara lain :
- Machining dari Bawani engineering yang sedikit meleset.
- Kurangnya antisipasi atas penggantian bahan dari 15mm ke 18mm – 20mm, yang mengakibatkan beberapa lubang menjadi kurang pas
- Banyaknya sumbu-sumbu yang harus di sejajarkan dan ditegakluruskan…ini menyebabkan harus ddicarinya cara yang paling tepat dalam mengkalibrasi CNC tersebut
- Belum sistematis, ada beberapa bagian yang harus diubah kedepannya
Berikut ini beberapa langkah selama meng-kalibrasi (belum selesai)
1. Pondasi
- ratakan dulu dudukan liner (salah satu) sampai benar2 rata, miring gak masalah, asal tak bergelombang2.
- pasang liner pertama, liner ini sebagai master
- ratakan dudukan liner kedua, sampai kepresisian 20 mikron (dengan liner master sebagai acuan)
- pasang liner kedua
- setel kepresisian sejajar dan level, untuk POndasi, saya dapatkan kesejajaran = 20 mikron dan level = 30 mikron
2. Sumbu Y
- ratakan dudukan liner yang bawah(paling dekat dengan pondasi) sampai benar2 rata dan tidak bergelombang
- pasang lah liner di dudukan ini tadi. jangan terlalu kencang
- pasang base sumbu Y di dudukannya…
- kalibrasi lah liner master tadi dengan acuan level dari 2 liner pondasi, setel sampai benar2 lurus
- lepas lagi base sumbu Y, biar mudah dalam mengkalibrasi liner selanjutnya
- ratakan dudukan liner kedua dengan acuan liner master sumbu Y, sampai mempunyai kerataan 20 mikron
- pasang liner, sejajarkan dengan liner master sampai tingkat kesejajarannya 20 mikron
- untuk sumbu Y ini, saya dapatkan kepresisian sejajar = 30 mikron dan level = 40 mikron
3. Sumbu Z
- sumbu Z kalibrasinya sama dengan Pondasi
Apabila semuanya sudah oke, maka waktunya dirakit, yang mana pada tahap ini, untuk mendapatkan kepresisian 20 mikron, tingkat kesulitannya sangat tinggi. Karena saya sudah melakukannya dan belum berhasil…nanti saya lanjut lah….pusinggg
4. Kalibrasi Sumbu X dan Y (90 derajat)
Kalibrasi ini di dahului dengan memasang meja sumbu Y dengan linear guide, pasang semua baut, kencangkan baut2 yang ada di bawah, lalu lepas 8 baut di linear atas, setel Nut-Balscrew sumbu Z, lalu kencangkan. Pasang lagi 8 baut linear (bagian atas). lalu kencangkan
Pasang Dial di Meja Sumbu Y, hubungkan dengan Sumbu Z bawah. Setel Pondasi Y agar sejajar dengan level di linear Sumbu X. Kencangkan apabila telah sejajar
Saya dapatkan kesejajaran antara Y dengan X adalah sebesar 40 mikron
Entry Filed under: CNC. .
4 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
fana | September 4, 2009 at 9:13 am
Baut untuk nge-baut Y-base dengan linear guideways terlalu panjang (M5×20mm), harus nya M5×18 mm, harus di potong dulu
2.
nastelroy | September 7, 2009 at 4:09 am
sudah di laksanakan, baut sudah di potong menjadi 18 mm (16 buah)
3.
nastelroy | September 7, 2009 at 4:08 am
Catatan untuk Meja Sumbu Y (alternatif):
1. jarak antar liner guide terlalu dekat, sehingga untuk menyetel nut-ballscrew(sumbu Z) menjadi susah(harus me-lepas liner guide)
2. Seharusnya Meja Y agak di perpanjang ke-atas, sehingga nut-ballscrew(Sumbu Z) lebih leluasa untuk di setel
3. Seharusnya Meja Sumbu Y agak diperpanjang ke arah Nut-ballscrew sumbu Y, sehingga Nut-ballscrew sumbu Y bisa dengan mudah di setel
4.
Fana | September 14, 2009 at 4:27 am
Yang akan di lakukan(global) :
- limit switch
- emergency stop
- sumbu Z ketinggian, di rubah sumbu Z base nya atau di turunkan di Y base-nya